Surat Terbuka untuk Pengampu Kebijakan Haji Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi
Disclaimer
Surat terbuka ini saya peruntukkan kepada semua pengampu kebijakan dalam rangkaian Ibadah Haji Tahun 1445 H, serta saya tujukan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, semoga ada kebijakan dan terobosan baru yang memberikan kebaikan kepada semua calon jamaah haji Indonesia.
Salam
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kepada kita semua kesehatan, keselamatan, rezeki yang melimpah serta memudahkan semua urusan kita.., Amiin Amiin Aminn..Ya Robbal Alamin..
Perkenalkan Diri
Saya Imam Irfai, seorang Guru SMK di Kota Blitar, Jawa Timur, Indonesia, Saya mengajar Program Keahlian Desain Komunikasi Visual, Saya ahli di Bidang IT, saya pemerhati kebijakan kebijakan pemerintah, dan tahun ini saya fokus untuk memperhatikan dan mengikuti kebijakan kebijakan terkait Pelaksanaan Haji Tahun 1445 H atau Tahun 2024
Kisah Perjalanan Haji Bapak dan Ibu..
Pada Tahun 2024 ini Bapak saya berusia 84 Tahun dan ibu saya 70 Tahun, pada tahun 2019 Bapak dan Ibu kami daftarkan Porsi Haji melalui Kementrian Agama dan Insya allah Mendapatkan Porsi dan tahun keberangkatan 2037, jika saya hitung dengan keberangkatan Normal maka pada tahun 2037 Bapak saya Usia 97 Tahun dan Ibu saya 83 Tahun, sepertinya Ayah dan Ibu saya jika diberikan panjang umur akan sudah tua renta..
Tahun 2021 kami mencoba berkomunikasi dengan Kementrian Agama Republik Indonesia dan kami berusaha untuk mengajukan Bapak dan Ibu sebagai Jamaah Lansia.., Namun ternyata inipun juga masih tetap Antri…, tahun selanjutnya kami lebih intens koordinasi dengan kementrian Agama.., namun lagi lagi kami harus tetap harus terus bersabar..
Tahun 2023 jauh jauh hari kami memantau dan mendengar kabar baik dari pemerintah kerajaan Arab Saudi, bahwa kuota negara Indonesia dapat tambahan 8000 Jamaah haji, kami bergegas untuk mencoba koordinasi kembali dengan kementrian agama dengan mengirimkan surat resmi ke Departemen Agama Kabupaten Blitar serta ke Departemen Agama Propinsi Jawa Timur.., namun kedua surat tersebut tidak ada respon sama sekali.., yang lebih menyakitkan lagi kami menerima kabar dari Group SMK Bahwa kawan kami yang Ber Inisial KRU telah mendapatkan panggilan dari kementrian agama dan berhak berangkat Haji beserta keluarganya karena ada tambahan Kuota Jamaah Haji dan beliau Maju 14 Tahun dari Porsi yang seharusnya…Masya Allah….apakah ada privilige khusus bagi orang orang yang punya uang lebih… ? Wallahuállam….
Perjalanan Umroh Keluarga
Alhamdulillah, pada bulan Oktober Tahun 2023 Saya, Istri, Bapak dan Ibu saya diberikan Rezeki yang melimpah dan kami berempat Menunaikan Ibadah Umroh, kami melaksanakan Ibadah umroh selama 16 Hari, Alhamdulillah kami juga sempat melaksanakan Ibadah Arbain, mengunjungi Rawdah dengan permit bersama rombongan, saya dan istri secara pribadi juga menginstal aplikasi nusuk, dengan pemahaman dan literasi yang baik Alhamdulillah kami berhasil memasang, registrasi dan menggunakan Aplikasi Nusuk, terbukti selain kami ikut permit Rombongan mengunjungi Rawdah kami secara mandiri juga dapat Mengunjungi Rawdah dengan membuat Jadwal melalui Aplikasi Nusuk.
Antrian Haji yang lama
Antusias pendaftaran Ibadah haji di negara indonesia sangat besar, ini terbukti kuota haji tahun ini terbesar dia antara negara negara lain. Dalam pantauan saya di Negara Kami Indoensia Tercinta untuk pendaftaran Ibadah Haji semua nya harus melalui kementrian Agama, di negara kami terdapat biaya talangan melalui bank, mungkin ini juga salah satu penyebab antrian ibadah haji yang sangat lama.., dan saya juga melihat berita di media masa bahwa negara tetangga malaysia antrian ibadah haji sampai 100 tahun lebih.., artinya jika saya mendaftar tahun ini maka porsi haji ini akan saya warisakan untuk anak atau cucu saya…, dan hal ini yang kami tidak inginkan terjadi di Indonesia..
Haji untuk Sikaya dan Si miskin
Fenomena Haji di Negara Indonesia dalam pengamatan saya ada dua kelompok, kelompok itu adalah Sikaya dan Simiskin, bagi Sikaya mereka berbondong bondong mendaftar Haji Plus dan Haji Furoda yang biaya nya mencapai Ratusan Juta hingga menyentuh 1 Milyar rupiah, Simiskin mereka dengan Sabar membayar dengan porsi reguler dan antrian yang sangat lama.. dua kelompok ini mempunyai disapritas yang sangat mencolok.
Fenomena Haji Backpacker
Fenomena lain yang terjadi pada musim haji tak terkecuali musim haji tahun 2024 ini adalah Haji Bakpacker atau Haji Mandiri, dikarenakan belum adanya regulasi tentang haji Backpacker maka Haji ini di anggap Ilegal, mereka berupaya dengan berbagai macam cara untuk melaksanakan ibadah haji, ada yang menggunakan visa turis, menggunakan visa umroh dan masih banyak lagi yang lain.., semua berupaya dengan cara mereka untuk memnuhi panggilan Allah, meskipun resikonya bisa fatal..
Aplikasi Nusuk Mandiri untuk Serviced Country
Semenjak saya dan keluarga melaksanakan ibadah umroh pada tahun 2023, saya terus menggunakan dan mempelajari aplikasi nusuk, baik yang berbasis android maupun berbasis web.., saya terus mengikuti perkembangan pada aplikasi nusuk.

Tidak terkecuali pada musim haji tahun 2024 ini saya juga terus memantau aplikasi nusuk, dan kabar yang menggembirakan, dalam aplikasi nusuk pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga menyediakan platform Nusuk untuk melayani Calon Jamaah Haji secara mandiri, jadi Calon Jamaah Haji bisa secara mandiri merencanakan, mendaftar, memilih paket dan melaksanakan ibadah haji dengan lancar.
Namun ada sedikit yang mengganjal dalam fikiran saya, Aplikasi Nusuk ternyata membatasi negara negara tertentu untuk dilayani, dan untuk Negara Indonesia yang notabene Peminat Jamaah Haji terbesar di dunia juga tidak masuk dalam daftar Aplikasi Nusuk.., menurut saya ini sangat tidak baik.., dan apa mungkin ya ini karena Semua Pendaftar Ibadah Haji Negara Indoensia di Monopoli oleh Kementrian Agama Negara Indonesia.. ?
Biaya Haji Naik Signifikan
Semenjak Tahun 2021 Biaya haji terus naik signifikan, tak terkecuali untuk tahun 2024 biaya haji mencapai 93,4 Juta Rupiah, banyak pro dan kontra di sana sini, namun sebagai masyarakat biasa para jamaah haji harus menerima dengan legowo dan semua sudah di niatkan ibadah, hal ini tercermin dari tetap antusias pendaftaran iabadah haji terus meningkat. di luar hal tersebut masyarakat sangat berharap dengan kenaikan biaya haji bisa di imbangi dengan semakin baiknya layanan.
Musim haji masih berproses, berita kabar perjalanan para jamaah ibadah haji terus di informasikan oleh berbagai media, yang mengusik fikiran dan hati tidak sedikit kabar miring yang kami lihat seperti pada video berikut :
Aplikasi Kawal Haji
Dalam informasi yang tertera pada aplikasi kawal haji memberikan informasi sebagai berikut : KawalHaji adalah aplikasi pendamping haji berbasis crowdsource yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan perlindungan kepada jamaah selama menunaikan ibadah haji. Aplikasi ini menyediakan mekanisme pelaporan kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh jamaah haji. Dengan KawalHaji, jamaah haji akan mendapatkan respon cepat terhadap segala kendala yang ada, jamaah tidak hanya bisa melaporkan keluhan pribadi, tetapi juga berpartisipasi dalam membantu dan berbagi informasi penting dengan jamaah lain, memperkuat komunitas haji yang saling mendukung untuk kenyamanan dan keamanan menonton haji.
Saya mencoba install, login dan ikut memantau Aplikasi kawal haji.., masukan, saran, komplain dari para jamaah banyak sekali di sampaikan, mulai dari konsumsi, akomodasi sampai dengan transportasi, tak sedikit foto foto konsumsi yang sangat memprihatinkan, artinya pelayanan ibadah haji tahun ini masih menyisakan berbagai macam masalah.
Permohonan Pembukaan Aplikasi Nusuk untuk Negara Indonesia
Merujuk dari ulasan saya di atas saya, keluarga, dan Kami Warga Negara Indonesia memohon dengan hormat kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dapat membuka akses Platform Nusuk untuk Negara Indonesia, saya yakin bahwa Panggilan Allah SWT untuk kami para calon jamaah haji Negara indonesia dapat dibuka dari Platform Aplikasi Nusuk. dan Kami juga memohon dnegan Hormat kepada Pemerintah Negara Republik Indonesia untuk dapat memberikan dukungan kepada kami supaya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dapat membuka Platform Aplikasi Nusuk tersebut untuk Masyarakat Indonesia.
Permohonan Skema Aplikasi Nusuk Hajj Untuk Negara Indonesia
Kami menyadari bahwa Pemerintah Negara Indonesia sudah berusaha sangat baik dalam melayani Jamaah Haji Indonesia dan ini sudah menjadi tugas Kementrian Agama Negara Indonesia, untuk itu kami Mohon Kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Negara Indonesia dapat memberikan akses dan membuka platform Aplikasi Nusuk untuk Jamaah Haji Indonesia.
Skema Porsi Aplikasi Nusuk yang kami usulkan adalah 5-10% dari jumlah Kuota Haji Negara Indonesia, hal ini berarti Platform Aplikasi Nusuk akan terbuka namun terbatas kuota, misalnya untuk Indonesia mendapatkan Kuota 10.000 Jamaah Haji, dan saya yakin hal ini akan mengurangi bahkan menghilangkan jamaah haji Backpacker atau Haji Ilegal.
Ucapan Terimakasih dan Penutup
Demikian paparan dan permohonan saya untuk pembukaan akses Platform Aplikasi Nusuk Bagi Warga Negara Indonesia, atas di kabulkan nya permohonan ini kami ucapakan Terimakasih yang tak terhingga, semoga Allah SWT membalas kebijakan kebijakan baik kepada para pengampu Kebijakan baiak Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Republik Indoneia, Sebagai penutup dari surat terbuka ini.., perkenankanlah saya memohon maaf sebesar besarnya kepada semua pihak baik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Republik Indonesia, Semoga Pelaksanaan Ibadah Haji untuk tahun selanjutnya bisa lebih baik dan lebih baik lagi..

