Rangkuman Materi PMM | Refleksi sebagai bagian dari pembelajaran di SMP-SMA/SMK

Refleksi sebagai bagian dari pembelajaran di SMP-SMA/SMK

Kegiatan refleksi perlu menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari. Melalui refleksi, murid dapat mengevaluasi dan memberikan umpan balik terhadap kemajuan belajarnya sendiri. Video ini membahas strategi dalam melakukan refleksi di dalam kelas, cara memfasilitasi, serta contoh pertanyaan yang bisa diberikan pada jenjang SMP dan SMA/SMK.

Materi ini juga perlu dipelajari guru jenjang SD untuk memfasilitasi murid yang kemampuan refleksinya sudah mencapai tingkat SMP.

Berikut adalah Poin poin utama dari pembahasan Video di atas :

  • Pengantar Materi
    • Refleksi sebagai bagian dari pembelajaran di SMP/SMA/SMK.
    • Pentingnya kebiasaan refleksi dan integrasinya dengan dimensi Mandiri pada profil pelajar Pancasila.
  • Pentingnya Kegiatan Refleksi
    • Kegiatan refleksi bukan hanya dilakukan karena kebetulan ada waktu, tetapi perlu dijadwalkan dengan sengaja.
    • Refleksi membantu murid belajar dari proses pembelajaran untuk memperbaiki di masa depan.
  • Aspek-aspek yang Perlu Diperhatikan dalam Refleksi
    • Membuat pertanyaan refleksi yang sesuai dengan tahapan perkembangan murid (SMP, SMA, SMK).
    • Menentukan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi.
    • Bagaimana guru dapat memfasilitasi murid dalam melakukan refleksi.
  • Pertanyaan Refleksi Sesuai dengan Tahapan Murid
    • Pada SMP, fokus pada memonitor kemajuan belajar, memprediksi tantangan, dan mempertimbangkan strategi belajar.
    • Pada SMA/SMK, melibatkan refleksi terhadap umpan balik dari berbagai pihak dan mengaitkannya dengan pilihan karir.
  • Kaitan Pertanyaan Refleksi dengan Materi Pembelajaran
    • Pertanyaan refleksi dapat dikaitkan dengan materi yang dipelajari, seperti menjaga lingkungan sekitar saat memahami pemanasan global.
  • Waktu yang Tepat untuk Melakukan Refleksi
    • Tidak ada ketentuan baku, tetapi dilakukan sesuai tujuan, misalnya di akhir unit pembelajaran atau setelah asesmen formatif.
  • Fasilitasi Guru dalam Refleksi
    • Guru dapat memberikan pertanyaan tambahan yang memandu.
    • Menciptakan suasana yang mendukung refleksi dengan keterbukaan dan tanpa membuat murid takut.
  • Privasi dan Konsumen Utama dari Proses Refleksi
    • Murid memiliki hak untuk menjaga privasi hasil refleksinya.
    • Proses refleksi adalah untuk diri sendiri, dan pertanyaan-pertanyaan dapat menjadi bagian dari portofolio.
  • Fase Kemampuan Murid
    • Murid berada dalam fase kemampuan refleksi yang berbeda, perlu difasilitasi sesuai dengan kemampuannya.
  • Pertimbangan Akhir
    • Perlu melihat efektivitas kebiasaan yang sudah dilakukan.
    • Pertimbangan terhadap lingkungan belajar dan perbaikan yang dapat dilakukan untuk mendukung murid menjadi pembelajar mandiri.
  • Penutup
    • Mendorong guru untuk terus mencoba dan belajar.
    • Pentingnya kebahagiaan dan salam dalam proses pembelajaran.

Referensi:

  1. SK Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen, dan Sublemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka
  2. https://www.edutopia.org/pdfs/stw/edutopia-stw-replicatingPBL-21stCAcad-reflection-questions.pdf (Diunduh pada tanggal 7 September 2021).

Ayo Bergerak, Tergerak dan Menggerakkan
Ayo Belajar, Berbagi, Memotivasi, dan Menginspirasi.

Salam dan Bahagia.

Imam Irfai, ST, M.Pd, Gr

You may also like...

Leave a Reply